2017 Properti Bakal Tumbuh, Ini Tandanya

Empat tahun terakhir sektor properti mengalami periode sangat sulit. Perlambatan paling parah terjadi tahun 2015-2016. Kalangan pengembang memprediksi kondisinya akan membaik tahun 2016 tapi nyatanya  tidak terbukti. Riset yang dilakukan Indonesia Property Watch (IPW) di 7 kota besar di Indonesia menunjukkan hal itu.

Menurut Direktur Eksekutif IPW Ali Tranghanda, pada akhir semester II tahun ini keadaannya baru akan membaik. Ini dilandasi keyakinan terhadap siklus properti bahwa setelah berada di titik terbawah tahap selantutnya akan bergerak naik.   “Sekarang saatnya turning point, mulai semester II 2016 dan seterusnya. Banyaknya stimulus dari pemerintah juga akan mempercepat pemulihan sektor properti,” ujar Ali kepada housing-estate.com di Jakarta, Senin (26/9).
Ali menyebutkan kendati pasar properti secara umum masih belum pulih jumlah yang ditransaksikan naik sekitar 3,2 persen. Kenaikan itu kontribusi dari penjualan segmen menengah bawah yang permintaannya tetap tinggi.  Potensi pasar paling besar di segmen menengah karena sekitar 40 persen penduduk Indonesia  berpenghasilan Rp5 – 20 juta per bulan. Jadi, penurunan permintaan terjadi pada segmen menengah ke atas, bukan menengah ke bawah.
“Pada triwulan ketiga 2016 prediksi  saya (jumlah unit yang terjual) bisa naik lagi. Sekarang seharusnya sudah naik, paling tidak setelah Maret 2017 properti akan lebih menggeliat,” pungkasnya.
 
(dikutip dari : http://www.housing-estate.com/)

Join The Discussion

Compare listings

Compare